SUMSEL - Petani karet di Sumatera Selatan mendesak pemerintah dan pihak terkait lainnya dapat membuat aturan khusus guna menstabilkan harga jual karet petani. Karena selama ini, petani selalu dihadapkan dengan fluktuatif harga yang sangat tidak menguntungkan. Terkadang harga naik hingga mencapai diatas Rp20.000 per kilogra, kemudian dalam beberapa hari kemudian akan turun jauh hingga mendekati angkat Rp10.000 per kilogram.
Petani mengaku memahami bahwa harga karet dipengaruhi kondisi harga di pasar dunia, cuaca dan lainnya. Namun yang terjadi pada tingkat petani, kenaikan dan penurunan harga terjadi dalam waktu singkat. Dua hari naik, kemudian hari ketiga akan turun jauh. Karena itu, perhatian pemerintah dan kepedulian pihak terkait dalam hal ini sangat diharapkan para petani. (tim)
0 komentar:
Poskan Komentar
Silahkan tanggapi tulisan yang anda baca dan gambar yang anda lihat